Paket Bore Up Honda Beat dan Scoopy
- Meningkatkan performa dan tenaga tunggangan besi dengan cara bore up
saat ini menjadi pilihan para pemodifikasi motor. Dengan cara ini
dianggap lebih hemat dan praktis.
Bore up adalah mengganti ukuran piston agar lebih besar. Biasanya akan
timbul perbedaan di pen piston pada stang piston, juga rumah pen piston.
Bore up biasanya adalah teknik menaikan volume ruang bakar sehingga
bahan bakar dan udara buat pembakaran dalam mesin dapat lebih banyak
diperoleh dengan perbandingan rasio kompresi yang tinggi yang
menghasilkan energi lebih besar (torsi mesin) dan putaran mesin yang
lebih tinggi (RPM)
Paket Bore Up Honda Beat dan Scoopy masih jarang. Yang baru saja nongol keluaran Kawahara. Lengkap termasuk blok, piston, ring, klip dan paking.
Piston yang digunakan punya diameter 54,5 mm. Bisa dipakai harian dan
balap resmi. “Karena kapasitas silinder 128,2 cc. Tidak melanggar
regulasi,
Bentuk piston racing. Enaknya kompresi bisa dipilih. Jika pakai 1
paking blok silinder rasio kompresi 13,5 : 1 cocok untuk balap. Kalau
paking blok dipasang 2 lembar 12,21 : 1, bisa untuk harian.
Lebih pasti enaknya diuji yuk. Menggunakan BeAT 2008 yang power awalnya
hanya 7,26 dk. Dipasang paket bore up dengan paking blok dua lembar.
Karena untuk harian. Semua serba standar. Knalpot, kem, lubang porting
dan CDI asli pabrik hanya bore up 128,2 cc. Power mencapai 8,52 dk.
Coba pasang CDI Racing BRT Dual Band.
“Dari hasil pengetesan, tenaga motor kembali naik jadi 8,74 dk,”
terang Suar, operatordynotest dari BRT.
Paling mengagetkan ketika sudah ganti knalpot racing. Jajal knalpot R9
atau Racing Generation khusus BeAT. Power naik jadi 10,3 dk.
Berarti bisa disimpulkan. Kapasitas mesin sudah naik harus diimbangi
pembuangan lancar. Kudu pakai pipa buang racing supaya hasilnya
memuaskan. Power yang sudah besar ini hanya pakai tiga part. Paket bore
up Kawahara, CDI BRT dan knalpot R9. Kondisi ruang bakar belum
dilakukan pelebaran squish.
Termasuk karburator dan spuyer masih standar pabrik. Karena dari hasil
pengukuran AFR (Air Fuel Ratio), menggunakan spuyer standar masih
basah. Padahal tetap menggunakan boks filter namun sudah lepas filter
kertasnya.
Pada saat tes dilakukan, juga belum dilakukan penggantian kem. Jika
menggunakan kem racing macam Kawahara K1, kenaikan power diyakini akan
bisa lebih besar lagi. Diperkirakan bisa nambah 1,5 dk lebih. Minggu
depan kita lanjut tes kem juga ya. Apalagi jika diikuti dengan
pembesaran lubang porting. Tenaga mesin bakal ikut melonjak.
Tes di atas memang ditujukan buat yang masih awam. Artinya, walau
mekanik pemula pun bisa melakukan pemasangan paket bore up itu. Tidak
perlu korek juga sudah oke. Untuk yang pengin atau tetap masih
menggunakan knalpot standar juga bisa. Biar hasilnya bagus, tentu harus
dibobok.
Nah
ini juga penting sobat,janganlah asal melakukan bore up. Sebelum
melakukan bore up, perlu pemahaman terhadap batas limit ukuran diameter
dalam silinder osi sebelum dibesarkan atau dicolter. Tiap motor
memiliki ketebalan liner yang berbeda.ok,,,,